Seminar Nasional: Dr. Nur Hamzah M.Pd Dorong Konsep Sekolah Ramah Anak

[Riau – Ftik IAIN Pontianak] Pada Selasa, 4 Juni pagi, Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Agama Islam Universitas Islam Riau mengadakan Seminar Nasional dan Kuliah Umum. Acara ini menghadirkan Dr. Nur Hamzah, M.Pd, Ketua Pengurus Pusat Pendidikan Islam Anak Usia Dini sekaligus Dosen PIAUD IAIN Pontianak, sebagai narasumber utama dengan tema “Sekolah Ramah Anak: Bagaimana Guru Menjadi Pengasuh (Orangtua) di Sekolah”.

Dr. Nur Hamzah memulai paparannya dengan menjelaskan bahwa konsep Sekolah Ramah Anak (SRA) bertujuan untuk menciptakan lingkungan sekolah di mana anak merasa senang, orangtua tenang, dan guru bahagia. Menurutnya, ada tiga tujuan mendasar dari penerapan SRA, yaitu melindungi anak, memenuhi kebutuhan tumbuh kembang anak, dan menjamin pendidikan anak.

Ia memaparkan empat konsep penting dalam penerapan SRA. Pertama, mengubah pendekatan kepada peserta didik dari “pengajar menjadi pembimbing, orang tua, dan sahabat anak”. Kedua, memberikan teladan perilaku yang benar dalam interaksi sehari-hari di satuan pendidikan. Ketiga, memastikan orang dewasa di satuan pendidikan terlibat penuh dalam melindungi anak dari ancaman yang ada. Keempat, memastikan orang tua dan anak terlibat aktif dalam memenuhi enam komponen SRA.

Dr. Nur Hamzah juga mengutip pandangan Elly Risman mengenai tiga pilar pengasuhan positif. Pilar pertama adalah Spiritual Based yang menekankan pada dasar keimanan yang lurus, ibadah, dan akhlaq mulia. Pilar kedua adalah Brain/neuro Based yang mengacu pada perkembangan otak anak. Pilar ketiga adalah Co/dual Parenting yang menekankan pada pengasuhan bersama antara ayah dan ibu.

Lebih lanjut, ia menjelaskan langkah-langkah membangun Sekolah Ramah Anak. Langkah pertama adalah kesiapan mengasuh. Langkah kedua, merumuskan tujuan mengasuh dengan memiliki iman yang lurus, menjadikan anak sebagai calon suami/istri yang baik, dan calon ayah/ibu yang baik. Langkah ketiga adalah memupuk kemelekatan. Langkah keempat adalah membangun komunikasi positif.

Mengutip sebuah ungkapan, Dr. Nur Hamzah menekankan bahwa menjadi pengasuh berarti menjalankan empat sifat kenabian yakni: Amanah, Fathanah, Tabligh, dan Siddiq.

Selain penyampaian materi, acara tersebut juga menjadi ajang penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Prodi PIAUD IAIN Pontianak dengan Prodi PIAUD Universitas Islam Riau. Kerjasama ini meliputi beberapa bidang seperti dosen tamu, pembimbing dan penguji skripsi mahasiswa, serta editor dan reviewer jurnal. Melalui kerja sama ini, dosen PIAUD IAIN Pontianak akan berperan sebagai dosen tamu, pembimbing, penguji skripsi, serta editor atau reviewer di UIR Riau, dan sebaliknya.

Seminar ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara kedua institusi dan memperkuat penerapan konsep Sekolah Ramah Anak di Indonesia, guna menciptakan generasi muda yang cerdas, berakhlak mulia, dan memiliki keseimbangan emosi yang baik.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *